Tips Menulis Email Marketing ?

Kumpulan Catatan And Ragam Tips Trik Menulis Email…..apa sih susahnya….eit…eit….tunggu dulu Men !!!!!!!. Email kalau dikemas dan dikelola dengan mantap sebenarnya dapat berfungsi sebagai media promosi barang dan jasa yang efisien. Anda belum punya email bisa baca Artikel 1, Artikel 2,
Dalam Istilah pakar-pakar pemasaran biasanya mereka memberi topik seminarnya yaitu Bagaimana sih sebenarnya menulis email yang menjual?. Para pakar sering mengulas dengan gayanya masing-masing, Nah berikut ini saya mencoba memberikan gambarannya.
 
Buat judul email yang menarik perhatian.
Judul email merupakan “pintu masuk” yang sangat penting dalam dunia marketing atau sering disebut email marketing. Judul email itu bisa diibaratkan sama dengan Headline sebuah berita di koran. Maksudnya begini, buatlah judul email yang menarik perhatian sang penerima email untuk membuka email yang Anda kirimkan. Buatlah penerima email menjadi penasaran dengan email yang Anda kirimkan untuk menarik minat membacanya. Intinya Judul email sangat Penting dan prioritas! Jika anda gagal melakukan ini …ya jangan berharap banyak email anda akan dibaca..

Prinsip…prinsip…sekali lagi prinsip yaitu jangan melakukan kebohongan dalam mengirim email, apa yang tertulis dijudul harus berhubungan dengan isi email. Sebab email marketing dibangun atas dasar kepercayaan dan berorientasi hubungan persahabatan jangka panjang, terutama dengan konsumen dan calon konsumen Anda. Dalam menulis judul hindari dengan megawali judul dengan tandan bintang (*), seru (!), tanya (?), dollar ($) dan simbul simbul lainnya. Biasanya judul seperti ini akan langsung dihapus oleh si penerima, karena diindikasikan spam…trus jangan pula menggunakan email yang tidak jelas misalnya: xsedbrty@webanda.com …kalau saya biasanya langsung mendelet email seperti ini, mungkin anda juga kan? 

Personalkan email ke setiap individu (dengan menyebut nama penerima email).
Usahakan menyebut nama si penerima email dalam email anda. Nama lengkap atau panggilan juga tidak masalah. Karena dengan menyebut namanya, penerima akan lebih akrab dan rasa personalitasnya terasa. Saya sendiri kalau menerima email seperti ini senang rasanya he….he…..he… Misalnya: Apakabar krisditya? atau hallo krisditya? atau hai krisditya!…bagaimana menurut Anda?

Ingatkan kepada mereka siapa anda, dan darimana anda mendapatkan kontak dengan mereka.
Jika anda mengirim email kepada seseorang yang sifatnya pertama kali, atau sudah lama tidak  mengontak mereka, segera ingatkan mereka siapa Anda dan dari mana Anda tahu alamat email mereka dalam baris awal email Anda. Saya pernah menerima email seperti ini, “Saya Andi pemilik situs dengan alamat  www.situsnya.com, saya mendapatkan kontak email Anda karena anda memasang alamat email Anda di Seputar Saya pada Blog Anda”

Sampaikan keuntungan bagi penerima email pada baris atau paragraf pertama.
Dalam email marketing, usahakan mendapatkan manfaat atau keuntungan jika seseorang menerima email dari Anda. Nah keuntungan/manfaat yang Anda tawarkan alias yang akan mereka terima tulislah dalam paragraf yang pertama.
Misalnya : ini untuk kontak pertama kali.-------- “Sebagai ucapan terimakasih karena telah mengunjungi website kami, silakan datang ke toko kami untuk mendapatkan pelayanan khusus hanya dengan membawa print out email ini.”
Jika yang dikirimi adalah konsumen atau calon konsumen lama, bisa seperti ini : “Bapak Krisditya, Anda akan mendapatkan discount pembelian50% hanya dengan membawa print out email ini. Tapi ingat Pak Krisditya ini berlaku hanya untuk bulan ini saja lho.

Tulis email yang singkat dan to the point.
Tulislah email dengan singkat, jelas, lugas dan to the point saja. Biasanya orang akan jadi malas membaca jika dia sudah melihat emailnya terlalu panjang. Termasuk saya..he…he….he…..raihlah waktu dari penerima email untuk membaca keseluruhan email Anda. lebih bagus email Anda sudah selesai dibaca dalam waktu 30 detik sampai dengan 1 menit. 

Katakan kepada pembaca anda (penerima email) bagaimana menghubungi anda, terutama untuk melakukan order barang yang anda jual.
Nah jangan lupa juga mencantumkan alamat kontak bagaimana seseorang menghubungi anda.  Ini penting untuk menghindari calon konsumen yang potensial hilang begitu saja.
Misalnya :”Untuk keterangan lebih lengkap silakan hubungi : 
Andi

Toko XXXXXXX
Jl. xxxxxxxxxx No. xx Surabaya
Kode Pos xxxx
Tlp. 0343-1234567
Fax. 0343-1234567


Selamat mencoba!
loading...
loading...