Membuat Blog - menjalin komunikasi dan bersenang-senang….

Menjalin hubungan, mempengaruhi orang….strategi ngeblog…bagian 3
Menyambung tulisan yang lalu tentang strategi Ngeblog bagian 1 disini dan bagian ke dua disini
Untuk Menjalin Hubungan dengan Orang Lain
Blog dapat membantu kita berhubungan dengan orang lain yang tinggal di tempat yang sangat jauh. Kita tidak mungkin bertemu dengan mereka satu demi satu secara fisik. Namun dengan blog, kita dapat bertukar pikiran, tegur sapa dan memberi kabar kepada mereka. Kita dapat memiliki kenalan baru atau bahkan bertemu kembali dengan teman yang sudah lama tidak bertemu.
Untuk Mempengaruhi Orang Banyak
Sebagai media komunikasi, blog dapat digunakan untuk mempengaruhi orang banyak dan membentuk pendapat umum. Namun hal tersebut tergantung pada kepiawaian Anda dalam mengemas pesan sehingga khalayak sepakat dengan pendapat Anda. Ini melibatkan teknik persuasi. Jika Anda ingin mengubah situasi sosial, Anda bisa memulainya dengan ngeblog.
Untuk Menambah Pengetahuan
Bagaimana mungkin ngeblog bisa menambah pengetahuan? Bukankah kita yang justru memberi pengetahuan kepada orang lain dengan menulis di blog? Secara sekilas poin ini mungkin agak membingungkan. Maksudnya begini: Untuk menambahkan informasi yang bermanfaat kepada orang banyak, kita pun dituntut untuk selalu memutakhirkan pengetahuan kita. Sebuah teko tidak dapat mengisi gelas dengan air jika dirinya tidak mendapat pasokan air.
Untuk Menghasilkan Uang
Hal yang patut dipahami bahwa blog tidak otomatis menghasilkan uang. Namun kegiatan dari ngeblog ini dapat menciptakan peluang untuk menghasilkan uang. Salah satu metode yang sudah sangat dikenal adalah dengan memasang ad sense oleh Google. Dengan memasang iklan yang disediakan oleh Google di blog Anda, maka Google akan membayar pada Anda jika memenuhi syarat-syarat tertentu. Metode lainnya adalah dengan mencari sendiri pemasang iklan di blog Anda. Semua usaha ini dapat berhasil jika blog Anda dibaca oleh banyak pengunjung. Karena itu, Anda harus bekerja keras merebut perhatian para penjelajah di internet.
Untuk Bersenang-senang
Banyak orang yang mulai ngeblog karena iseng saja. Mereka membuat blog hanya untuk bersenang-senang dan menyalurkan kreativitas mereka. Misalnya, ada blogger yang memiliki hobi menggambar kartun. Daripada tersimpan sia-sia, maka dia memajang hasil karyanya itu di blog.
Apa pun motivasi dalam ngeblog, Anda perlu membuat rencana strategis supaya blog Anda tidak tenggelam di antara lautan blog. Dalam kehidupan nyata, Anda tidak akan keluar dari rumah tanpa menetapkan kemana akan pergi dan menggunakan apa. Demikian juga dalam membuat blog, Anda harus menetapkan tujuan dengan jelas. Dengan begitu, Anda tidak akan kebingungan karena setiap aktivitas Anda dalam ngeblog dipandu oleh rencana strategis ini.
Entah Anda masih baru atau sudah lama memiliki blog, Anda perlu berhenti sejenak untuk merumuskan rencana strategis. Proses ini hanya berlangsung singkat, tidak lebih dari 30 menit tergantung keseriusan Anda dalam melakukannya. Keberhasilan dan kegagalan blog Anda akan sangat dipengaruhi oleh faktor ini. Orang bijak berkata: “Orang yang gagal membuat rencana itu berarti sudah membuat rencana untuk gagal.”
Dalam dunia jurnalistik rumus “5W + 1H” ini sudah sangat terkenal dan merupakan elemen dasar dalam penulisan berita. Kita dapat meminjam rumus ini membuat rencana strategis blog kita.
Who (Siapa) yang menjadi sasaran blog?
Tetapkan dengan jelas siapa (orang) yang akan membaca tulisan Anda? Caranya dengan melakukan analisis demografis dan analisis psikografis audiens atau khalayak. Yang dimaksud demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Meliputi di dalamnya ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Sedangkan analisis demografi dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan, agama, atau etnisitas tertentu.
Dengan analisis demografis ini, Anda perlu mengumpulkan informasi-informasi demografis audiens Anda, yang mencakup umur, jenis kelamin, pendidikan dan, tempat tinggal. Berbekal informasi ini, Anda dapat mengenal audiens Anda sehingga lebih mudah mengemas pesan yang sesuai dengan mereka.
Misalnya, audiens Anda memiliki data demografis berikut: Umur: 20-40 tahun; Jenis kelamin: laki-laki 45 %, perempuan 55%; Pendidikan: SMA; Tempat tinggal: kota. Berdasarkan informasi tersebut, kita dapat mengemas tulisan yang menyentuh kehidupan perempuan atau pria dewasa yang tinggal di perkotaan, dengan tingkat pendidikan minimal SMA. Sedangkan analisis psikografi digunakan untuk mengetahui karakteristik psikologis audiens berdasarkan dua variabel, yaitu gaya hidup dan kepribadian. Gaya hidup adalah mode kehidupan seseorang yang meliputi aktivitas dan minat mereka.
Selain gaya hidup, kita dapat memahami perilaku audiens dengan mengetahui kepribadiannya. Dibandingkan dengan gaya hidup, kepribadian dapat menunjukkan pola hidup yang lebih konsisten dan ajeg.
What (Apa) yang akan Anda sampaikan kepada khalayak?
Hal ini menyangkut pesan yang Anda sampaikan kepada orang banyak. Ibarat orang yang sedang berjualan, pesan adalah barang dagangan Anda. Jenis barang yang Anda jajakan akan mempengaruhi keputusan orang lain untuk membelinya dan kembali lagi ke toko Anda di lain waktu.
Where (dimana) Anda akan menempatkan pesan itu?
Tentu saja di dalam blog. Meski begitu, ada berbagai jenis blog yang ada. Ada yang gratisan maupun berbayar. Anda perlu menentukan jenis blog yang sesuai dengan jenis pesan dan khalayak yang Anda tuju. Ada blog yang digemari remaja, ada blog lain yang digemari oleh golongan yang lebih dewasa.
When (kapan) Anda akan mengurus blog Anda?
Hal ini menyangkut kebiasaan Anda untuk ngeblog. Anda harus memutuskan seberapa banyak Anda menyisihkan waktu untuk ngeblog. Misalnya, setiap hari selama satu jam, atau setiap akhir pekan. Terserah pada komitmen dan pengaturan waktu Anda.
Why (mengapa) Anda membuat blog ini?
Anda harus memiliki alasan yang jelas di dalam membuat blog. Anda perlu bertanya pada diri sendiri: Untuk apa aku mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan uang untuk ngeblog? Apakah ini akan membantu aku mencapai tujuan yang telah ditetapkan Tuhan bagiku?
How (Bagaimana) Anda akan mencapai tujuan itu menggunakan strategi ini?
Misalnya, tujuan Anda adalah memperlengkapi guru-guru Sekolah Minggu sehingga menjadi pelayan Tuhan yang efektif. Maka merumuskan cara untuk mencapai tujuan itu:
  • Memberikan bahan-bahan pengajaran yang baik
  • Menjalin komunikasi dan jaringan dengan sesama Guru Sekolah Minggu
  • Memberikan informasi mutakhir tentang acara pelatihan, seminar, workshop, dll
Berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan Guru Sekolah minggu dalam mengajar.
Ingin membaca lagi dari bagian 1….strategi ngeblog…disini dan bagian ke dua disini
Dikutip dari “Blog Gospel”, diterbitkan oleh Inspirasi, Jakarta
loading...
loading...