Mengenal Aplikasi Flash

Internet adalah media yang berkembang sangat pesat. Kehadiran Internet memberikan alternatif kepada media mengingat bentuk “tayangannya” yang berbeda dengan media-media sebelumnya seperti radio, TV, majalah, film, dan lain-lain.

Perkembangan tayangan di Internet menjadi menarik ketika aplikasi Flash mulai dikenal. Flash mampu memberikan tayangan-tayangan animasi yang menakjubkan, dramatis, dengan suara jernih kualitas MP3. Interaksi yang ditawarkan pun jauh lebih menarik dari fitur standar yang disediakan HTML polos. Flash seakan menjadi alat yang sangat digemari para pembuat situs Web yang haus akan kreasi audio visual.

Di pihak lain, banyak yang “keberatan” dengan munculnya Flash. Ia dianggap sebagai bedak untuk sebuah situs. Mempercantik sisi luar tanpa mempertimbangkan konten atau isi dari situs tersebut. Lain lagi dengan alasan navigasi yang mana banyak melanggar kebiasaan-kebiasaan cara bernavigasi umum yang dilakukan banyak pengguna Internet sejak lama. Ketergantungan atas jalur koneksi yang cepat dan baik pun menjadi kendala utama untuk menikmati secara baik tayangan situs Web berflash. Tidak juga heran jika ada yang mengambil jalan tengah dengan memberikan pilihan kepada pengunjung situs: Flash version – HTML version.

Flash lahir dari karya Jonathan Gay dan kemudian besar di tangan Macromedia. Sebuah perusahaan aplikasi yang naik daun saat boom Internet. Macromedia Flash merupakan sebuah versi langsing Director yang dikhususkan untuk Web. Pengembangan ini dilakukan atas kebutuhan Internet yaitu menyajikan tayangan audio visual dan animasi yang baik akan tetapi dengan kapasitas data (byte) yang relatif kecil. Sejak suksesnya menarik banyak pengguna Internet dengan tayangan animasi dan suara yang dahsyat namun streaming, Flash seakan menjadi fitur baru yang seolah-olah menjadi keharusan di setiap situs Web. Apakah demikian ?

Internet pada awalnya digunakan sebagai alat komunikasi dan informasi di kalangan terbatas, yaitu militer dan akademia. Mereka memanfaatkan Internet sebagai media untuk berbagi informasi dan alat komunikasi alternatif (email). Tidaklah mengherankan jika saat itu Internet banyak diisi oleh berbagai informasi penting. Informasi yang bisa dibaca setiap saat dan di mana saja pengguna berada. Internet menjadi media tak kenal batas waktu dan batas wilayah. Penyebaran dan pertukaran informasi menjadi momentum sejarah berkomunikasi dan informasi. Dunia menjadi dekat dibuatnya. Ketika itu pengguna Internet masih sangatlah terbatas, yaitu para operator di markas militer, pekerja laboratorium universitas, guru, dosen, dan mahasiswa. Saat itu konten yang ditampilkan hanyalah teks. Pengembangan demi pengembangan membuahkan hasil dengan kemampuan Internet yang mampu menampilkan gambar dan teks bersamaan. Pertumbuhan yang sangat cepat membuat Internet berkembang hingga pada suatu ketika media ini bukan lagi milik kalangan tertentu saja, melainkan sudah menjadi milik umum, masyarakat awam. Tampilan yang disajikan bukan lagi sebatas konten, informasi, dan komunikasi. Internet juga mejadi media hiburan, eksperimen, hobi, bahkan untuk tujuan kriminal. Perkembangan ini nampak dengan berkembangnya disiplin yang terlibat seperti, cyberlaw, cybersex, e-business, new economy, online payment, Internet banking, dll.

Kalau pada awalnya Internet hanya digunakan dan melibatkan orang-orang teknis saja, saat ini tidak. Internet sudah pula menjadi mainan para seniman, desainer, pengusaha, bisnis hiburan, musik, penjual mobil, perusahaan asuransi, bank, bahkan pekerja seks.

Perkembangan tadi tentu menjadikan kebutuhan akan tayangan di Internet yang sangat berbeda dengan awal mulanya. Kebutuhan tersebut tidak cuma teks, isi, dan informasinya saja. Namun pengguna mulai memilih aspek keindahan desain situs tersebut. Kemudian berlanjut dengan kebutuhan aspek suara yang lebih baik dari sekedar lantunan MIDI. Kebutuhan tadi melahirkan teknologi interaktivitas yang mampu memberikan “tayangan” yang lebih dari sekedar HTML, di antaranya yaitu Java applet dan Javascript. Selain itu muncul juga VRML dan lain-lain. Semua merupakan proses pengembangan tayangan di Internet. Sayangnya dari kesemuanya tadi, ada yang terus tetap dikembangkan dan digunakan, ada juga yang mulai ditinggalkan.

Permintaan atas kebutuhan tersebut tentunya tercium oleh Adobe.com dengan produk Flash-nya. Tak heran jika perkembangannya sangat dahsyat sekali hingga mampu menciptakan kebiasaan-kebiasaan baru yang dulu belum pernah ada, seperti misalnya membuat animasi saat Loading, tombol Skip (untuk melewati intro movie), tombol Start/Stop Music, dll. Semua ini bermunculan saat Flash mulai populer di kalangan pengguna Internet.

Melihat sebab dari kelahiran Flash tadi dan kebutuhan atas tayangan, maka sudah seharusnya kita memahami bahwa Flash merupakan alat alternatif untuk Internet. Alat ini bisa digunakan, boleh juga tidak. Bisa jadi perlu digunakan, bisa jadi tidak perlu. Kalau bisa diibaratkan, Flash tak ubahnya seperti alat gambar pinsil warna atau cat air—digunakan untuk memulas. Jikalau ada orang yang ingin menulis dengan cat air, maka pertanyaan baru akan muncul, adakah yang mau membaca tulisan dengan cat air? Bisa ada, bisa juga tidak.

Sangat tidak bijak jika kita menyalahkan Flash sebagai alat yang tak berguna. Pendapat tersebut sering terdengar akibat kekecewaan para pengguna Internet atas situs-situs yang menggunakan Flash tidak pada tempatnya. Flash bisa menjadikan situs menakjubkan, baik dari isi, navigasi, desain dan keseluruhan konsep. Namun bisa juga berdampak buruk jika penggunaan tidak pada tempatnya. Anehnya, para pengunjung tadi menyalahkan Flash-nya, bukan pengelola atau pembuat situsnya. Hal ini juga terjadi pada situs yang menggunakan VRML atau Javascript sebagai alat bantu desain dan navigasinya. Teknologinya yang disalahkan.

Flash merupakan fenomena di media Internet. Namun bukan berarti akan berhenti di situ saja. Perkembangan Internet dan kaitannya bergerak cepat dan sangatlah tidak terduga. Naik dan turunnya sungguh sangat tak terbaca. Bukan tidak mungkin jika beberapa bulan ke depan akan muncul jenis-jenis aplikasi baru yang menggeser Flash. Melihat gejala tersebut bisa menimbulkan fenomena baru, bahwa aplikasi seperti Flash merupakan langkah awal dari media baru yang mampu menyajikan tayangan hebat ke pemirsanya. Kita tunggu saja munculnya aplikasi-aplikasi mirip Flash yang mampu mewujudkan kebutuhan para pekerja Web untuk situs-situs-nya.

Jika sudah begini, pertanyaannya adalah, apakah Flash harus mengikuti kebiasaan pengguna Internet, atau pengguna yang mengikuti fitur Flash ? Who knows.

Berikut 10 Contoh Situs yang menggunakan aplikasi flash.

DeepCuts : www.deepcuts.com

Kelihaian pembuatan grafik ilustrasi yang memukau dengan gerakan-gerakan yang penuh dengan animasi dimensi, irama setiap pergerakan di setiap menu-menunya menjadikan situs ini sangat interaktif yang diiringi suara musik sebagai latar belakang dan efek suara sebagai pelengkap gerak-gerik animasi. Walau dengan penggunaan warna yang minim yaitu permainan gradasi hijau muda dan hijau tua namun terlihat serasi dan harmonis. Untuk membuat situs seperti ini, diperlukan kemampuan menggambar ilustrasi.

Dreamshocker : www.dreamshocker.com

Situs Flash ini menekankan permainan yang manis terhadap gerakan animasi dan kekompakan efek suara. Didukung dengan penguasaan teknik gambar 3D, seperti bisa dilihat salah satu karyanya yang menampilkan gambar sel-sel sperma yang berkesan sedang berkerumunan memasuki sel telur. Warna di situs ini tidak kalah serunya, beraneka ragam warna digunakan namun tetap terlihat serasi. Jika Anda ingin dapat membuat situs seperti ini, teknik yang harus dikuasai adalah gambar 3D, ilustrasi, serta editing suara agar setiap gerakan animasi bisa harmonis dengan efek suaranya.

Orangedan : www.orangedan.net

Kalau Anda menyukai gambar robot, maka pastilah Anda akan terpukau dengan situs ini: permainan yang sangat manis dan menarik oleh kekompakan gerakan-gerakan ala robot. Mulai dari gerakan perputaran sendi, lipatan-lipatan, semua terlihat seperti engsel mesin. Dan tidak ketinggalan juga disertai dengan efek-efek suaranya. Orangedan adalah salah satu karya Deepcuts Studio, sebagai demo spesialisasinya dalam pembuatan gambar ilustrasi. Anda ingin bisa membuat situs seperti ini? Sebelum melangkah jauh pikirkan dahulu apakah Anda mempunyai daya imajinasi tinggi akan bentuk-bentuk robot serta komponen-komponennya. Jika ya, bersiaplah menyaingi situs ini.

Orisinal : www.orisinal.com

Flash tidak selalu berkutat di Web saja. Situs Orisinal menciptakan banyak permainan yang dibuat tentunya dengan Flash. Permainan-permainannya sangat menyenangkan; Anda dapat memilih permainan yang Anda sukai, di antaranya permainan menjebak tawon terbang dengan gelembung sabun. Jika Anda ingin membuat permainan seperti ini, selain teknik gambar yang harus dikuasai tentunya Anda harus juga menguasai benar ActionScript.

Philips Indonesia : www.philips.co.id/v1/ol/index.html

Situs resmi Philips Indonesia tidak kalah menarik. Semua tampilannya menggunakan Flash. Keunikan situs ini adalah dalam menampilkan produk-produknya menggunakan gerakan animasi sehingga sangat menyenangkan dilihat. Ingin bikin situs Web seperti ini? Diperlukan terutama latihan dalam teknik perpindahan scene yang satu ke scene yang lain.

SMU Don Bosco I : www.smudb1.com

Menu-menu pilihan di situs ini berbentuk katup yang terdiri dari katup atas dan katup bawah, di mana saat katup atas dan bawah saling membuka langsung menampilkan gambar dari sekolah SMU Don Bosco I ini. Keunikan dari desain Flash situs ini, selain permainan katup yang menarik, adalah efek-efek animasi serta efek suara yang kompak. Sekolah SMU saja sudah mempunyai situs serius seperti ini, bagaimana dengan Anda?

IndoExchange : n2n.indoexchange.com/index.htm

Kalau Anda ingin melihat intro yang sangat menarik, silakan simak situs ini. Di dalam intro diberikan gerakan dan animasi yang manis.

Kairos : www.kairos.f2s.com

Situs ini telah masuk memperoleh gelar situs Web terbaik di berbagai tempat, luar maupun lokal. Keselarasan dan kekompakan dalam permainan efek layar dan suara membuat situs ini sangat enak dipandang dan disimak. Tidak membosankan.

Cyrosure : www.cyrosure.com

Cyrosure dibentuk oleh beberapa mahasiswa dari Universitas Indonesia jurusan Ilmu Komputer. Keunikan situs ini adalah permainan menu-menu yang gerakannya sangat dinamis, kemudian didukung juga dengan efek-efek ilustrasi dan 3D. Jika Anda ingin mencoba membuat situs seperti ini rajin-rajinlah berkutak-kutik dalam mengolah gambar ilustrasi dan 3D.

Upzero : www.upzero.com

Pada saat pertama masuk, Anda akan disuguhi animasi lensa kamera yang sedang menjeprat-jepret diiringi efek tulisan. Manisnya lagi, setiap pergantian layar diberikan animasi katup penutup dan pembuka.

Semoga Bermanfaat

loading...
loading...